BONTANG. Setelah alat dan kelengkapan DPRD Bontang resmi terbentuk, anggota DPRD langsung bekerja dengan menindaklanjuti tugas sesuai tanggungjawabnya. Sejak beberapa waktu lalu puluhan wakil rakyat pergi ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan yang berurusan dengan penanganan anggaran. Tak tanggung-tanggung untuk mendapat bekal yang mumpuni mereka belajar di Departemen Keuangan (Depkeu) RI. Ketua Badan Anggaran DPRD Bontang, Alwi Tikke membenarkan keberangkatan anggota Dewan ke Jakarta. Dijelaskannya, program itu dilaksanakan sebagai pembekalan setiap wakil rakyat sebelum melakukan pembahasan anggaran.
"Pelatihannya berlangsung selama 2 hari, Jumat berangkat dan sekitar hari Senin (20/10) mendatang kami kembali ke Bontang. Sedangkan jumlah anggota yang berangkat sebanyak 15 orang DPRD," terang Alwi Tikke.
Anggota DPRD yang dua periode menjabat ini mengatakan, pelatihan ini sangat penting, karena berkaitan langsung dengan masalah pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang mendatang. "Anggota DPRD yang berangkat itu harus menguasai pembahasan anggarannya," katanya.
Lantas mengapa DPRD tidak mengundang pakar di bidang pelatihan anggaran saja yang ke Bontang? Alwi Tikke mengatakan bahwa yang menjadi pembicara dalam pelatihannya adalah dari Depkeu dan Departemen Dalam Negeri.
"Pemateri yang diinginkan tidak bisa meninggalkan Jakarta meski hanya 2 hari. Karena itulah, kita yang ke sana," ujarnya mengakhiri.(im)
|