SAMARINDA. Pelaku jambret terus gentayangan dan beraksi di Samarinda. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Suparsih (34) warga Jl Pasundan RT 26, Samarinda Ulu, menjadi korban keganasan jambret di kawasan Jl Kulintang, Samarinda Ulu, Selasa (10/11) dinihari kemarin, sekitar pukul 05.30 wita. Korban terjatuh dari sepeda motor dan terluka gara-gara ulah jambret yang tak diketahui identitasnya.
Akibat peristiwa penjambretan itu, Suparsih juga engalami kerugian senilai Rp1,9 juta lantaran uang tunai dan satu unit ponsel merk Nokia 2600 yang diletakan di dalam dompetnya lenyap diambil pelaku jambret.
Tak hanya itu, sebagian tangan dan kaki Sumarsih pun sedikit lecet lantaran terjatuh saat mencoba mempertahankan dompet miliknya yang digantung di sepeda motor.
Tak ada yang tahu persis, ciri-ciri pelaku yang terindentifikasi berjumlah dua orang.
Pasalnya pada saat kejadian di sekitar Jl Kulintang, Samarinda Ulu, tak ada warga atau saksi mata yang melihat peristiwa tersebut.
Suparsih dijambret saat berniat pergi ke pasar dan melintas di Jl Kulintang, Prevab. Ia memotong jalan melalui kawasan Prevab untuk menuju ke Pasar Segiri.
Korban tak menyadari, bahwa saat itu pelaku jambret mengincarnya. Apalagi, saat itu, kondisi di kawasan tersebut masih gelap dan sepi.
Dan mendadak, dua orang pemuda tak dikenal menyalip dan memepet sepeda motor yang dikendarai oleh Suparsih. Saat itu, korban hanya seorang diri.
Awalnya, Suparsih tak curiga dengan kehadiran dua pemuda yang berboncengan dengan sepeda motor tersebut.
Namun, saat Suparsih mencoba menambah kecepatan sepeda motornya, mendadak, salah satu dari pemuda tersebut, menarik tas milik korban. Tas tersebut digantung di stang speda motor.
Dan saat pelaku menarik tas tersebut dengan keras, sepeda motor korban oleng dan akhirnya korban jatuh bergulingan di aspal.
Sekujur tubuh korban menderita luka-luka akibat terbentur dan terseret di aspal.
Sementara itu, kedua pelaku yang berhasil merampas tas milik korban, langsung tancap gas dan kabur.
Mereka tak peduli dengan korban yang saat itu terjatuh dari sepeda motornya.
Dengan menahan perih akibat luka-luka yang dialaminya, korban pun melaporkan peristiwa itu ke Poltabes Samarinda.
Pihak kepolisian, masih menyelidiki kasus tersebut dan berusaha keras agar pelaku bisa segera tertangkap.(rm-3)
|