BONTANG. Di tengah kegigihannya melakukan persiapan untuk mempertahankan Piala Adipura, pemerintah pusat juga memberikan apresiasi tertinggi kepada Kota Bontang khususnya di bidang lingkungan konservasi lahan. Penghargaan bidang Wana Lestari yang diraih Bontang tersebut, langsung dari Departemen Kehutanan (Dephut).
Menariknya, Keputusan Menteri Kehutanan (Menhut) No: SK.474/MENHUT-II/2009, kepada kabupaten dan kota yang peduli lingkungan ini hanya diberikan kepada Bontang, yang menduduki peringkat tiga nasional, sekaligus satu-satunya wakil Kaltim yang dianggap berhasil melestarikan serta peduli terhadap lahan hutannya.
Pertimbangan yang mendasari diberikannya penghargaan tersebut, untuk lebih memotivasi dam meningkatkan kepedulian atau komitmen masyarakat dan aparat pemerintah daerah dalam pembangunan kehutanan.
Karena itulah, pentingnya pemerintah daerah tetap diikutsertakan dalam lomba penghijauan dan konservasi alam 2009 ini. Penilaian terhadap usulan kabupaten/kota telah dilaksanakan secara berjenjang oleh tim penilai provinsi, tim klarifikasi pusat dan tim penilai pusat.
Dari hasil inilah, Dephut menetapkan Kota Bontang sebagai peringkat terbaik III Tingkat Nasional Kota Peduli Kehutanan.
Walikota Bontang Sofyan Hasdam mengatakan, penghargaan predikat kepala daerah yang peduli terhadap upaya konservasi lingkungan dinilai wajar dan tidak perlu diragukan.
Karena pada setiap kesempatan. "Nyaris tidak pernah berhenti mengkampanyekan pentingnya memelihara dan melakukan penghijauan lahan yang gundul. Bahkan 2009 ini, Pemkot Bontang menetapkan sebagai tahun program peduli lingkungan," ujar Sofyan Hasdam.
Hal itu ditandai dengan peluncuran buku berjudul 'Perubahan Iklim Pemanasan Global, Mengubah Cara Berpikir dan Perilaku Untuk Menyelamatkan Bumi'. Kemudian di tahun ini juga, pemkot membuat program pembuatan 1 ribu sumur resapan di beberapa titik di Bontang.(im)
|