MOSKOW. Manchester United sukses melewati dua tantangan awal di fase grup B Liga Champions musim ini. Tampil tidak terlalu meyakinkan, United masih bisa mengatasi Besiktas 1-0 di Turki (15/9) dan menang 2-1 atas VfL Wolfsburg di kandang sendiri (30/9).
Nah, tantangan berat bisa jadi menanti United dini hari nanti. Yakni saat Setan Merah - julukan United - away ke CSKA Moskow. Lawatan ke Stadion Luzhniki itu menguak memori dua tahun lalu kala United merebut gelar Liga Champions di Luzhniki seusai mengalahkan Chelsea 6-5 via drama adu penalti.
"Liga Champions beberapa tahun terakhir menyuguhkan kualitas yang makin berimbang antar kontestannya. Saya pikir, klub Rusia telah berkembang pesat dan lawatan ke CSKA bakal sarat tantangan," tutur tactician United Sir Alex Ferguson alias Fergie kepada Daily Telegraph.
Ada tiga alasan yang membuat lawatan United sarat tantangan. Pertama, United sangat asing dengan CSKA karena bakal kali pertama bentrok. Satu hal yang tidak asing dari CSKA hanya sosok pelatihnya, Juande Ramos, karena pernah menangani klub Premier League Tottenham Hotspur sekalipun satu musim (2007-2008).
"CSKA merupakan tim yang sangat muda dan penuh skill. Bakal sulit menebak gaya permainan mereka," ucap Fergie.
Kedua, United kehilangan banyak pemain karena cedera. Ada lima pilar yang tidak dibawa dalam daftar 21 pemain United ke Moskow. Antara lain Wayne Rooney yang belum pulih dari cedera betis, Ryan Giggs dan Patrice Evra yang dilanda problem kebugaran, serta Darren Fletcher dan Park Ji-sung (sama-sama cedera lutut).
United memang sudah biasa memainkan komposisi berbeda di setiap laga. Namun, itu bukan karena cedera, melainkan lebih karena kebijakan rotasi Fergie. Ketiga, United dilanda dilema karena bakal bersua musuh bebuyutannya, Liverpool, di Premier League Minggu nanti (25/10).
"Dua laga ke depan kami (CSKA dan Liverpool) sama-sama berat karena dimainkan di kandang lawan. Tapi, kami berharap bisa melewatinya dengan hasil positif," tutur Jonny Evans, defender United yang sepertinya bakal dimainkan sebagai starter.
Respons CSKA? Tuan rumah punya potensi merepotkan United karena memiliki rekor home bagus di Eropa. Yakni enam kali menang di enam laga terakhirnya. Dua klub Inggris terakhir yang away ke CSKA juga pulang dengan tangan hampa. Yakni Aston Villa (kalah 0-2) di PIala UEFA musim lalu dan Arsenal (0-1) di Liga Champions 2006-2007.
"Manchester United bakal kesulitan melawan kami," koar Igor Akinfeev, kiper CSKA sekaligus kiper utama timnas Rusia, yang notabene kandidat pengganti Edwin van der Sar di United. (dns/jpnn)
|