Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Bumi Etam
Kamis, 5 Februari 2015

GOMEZ BERI BUKTI!

2 AS Roma v Fiorentina 2

ROMA. Mario Gomez sempat absen selama hampir satu tahun. Dia juga dipandang sebelah mata pada musim ini. Tapi, dini hari kemarin, Gomez memberikan pesan penting kepada orang-orang yang mengkritiknya. Pemain internasional Jerman itu memborong dua gol kemenangan Fiorentina atas Roma di Coppa Italia. La Viola menang 2-0 untuk melaju ke semifinal menghadapi Juventus.
Kritik kepada Gomez memang semakin kencang dalam beberapa bulan terakhir. Para pengamat menilai Gomez gagal menemukan performa terbaiknya, setelah kembali dari cedera panjang yang memaksanya menepi selama satu tahun. Kritik itu memang beralasan. Terbukti, dalam 14 penampilannya di Serie A musim ini, Gomez hanya mampu mengoleksi dua gol.
Tetapi keraguan kepada Gomez itu tidak berlaku untuk pelatih Fiorentina, Vincenzo Montella. Ia tetap menurunkan Gomez, termasuk saat menghadapi AS Roma di Olimpico dinihari kemarin. Gomez pun membayarnya dengan dua gol yang dia lesakkan pada menit 65 dan 89.
”Bersama Gomez, ini hanya persoalan menunggu waktu dan kepercayaan. Dan, malam ini kami  menyaksikan seorang striker berbahaya. Gomez telah menemukan lagi dirinya dan dia akan sangat penting bagi kami,” kata Montella usai pertandingan seperti dilansir Forza Italian Football.
Gomez juga tak kalah emosional. Diwawancara ViolaChannel setelah pertandingan, ia mengeluarkan semua uneg-unegnya atas kritik terhadap dirinya. ”Saya menghabiskan waktu hampir satu tahun di meja perawatan karena cedera. Saya haru kembali kuat untuk menemukan lagi ketajaman saya seperti dulu. Sekarang saya sudah pulih dan saya tak pernah meragukan kemampuan saya,” ujar Gomez.
Kemenangan dari Roma juga membuktikan kepergian Juan Cuadrado ke Stamford Bridge, tidak menggoyahkan kekuatan Fiorentina. Montella berhasil menutupi itu dengan pemain lain, yakni Alessandro Diamanti yang didatangkan beberapa hari dari Guangzhou Evergrande dengan status pinjaman.
Kehilangan Cuadrado di masa genting memaksa Montela menurunkan Diamanti sebagai starter dan menariknya keluar pada menit 70. ”Diamanti memiliki karakter nyata meski dia berbeda dengan Cuadrado. “Diamanti punya bakat besar dan kami harus memaksimalkan itu,” ungkap Montella.
Bagi Montella, ini adalah kemenangan pertama yang dia raih dari mantan klubnya. Dalam sembilan pertemuan sebelumnya baik sebagai pelatih Catania maupun Fiorentina, Montella hanya mencatat tiga hasil imbang dan menelan enam kekalahan. Sementara, bagi Fiorentina, keberhasilan melaju ke semifinal Coppa Italia semakin menegaskan progress mereka yang sempat terseok-seok di awal musim.  
”Kami menampilkan performa hebat. Saya menyaksikan Fiorentina yang superior dari Roma dalam dua bobok, jadi ini adalah kemenangan yang pantas kami dapatkan. Kami juga harus memiliki ambisi untuk terus melangkah maju. Sejauh ini kami sudah mencapai apa yang kami harapkan musim ini. Saya bangga menangani tim hebat ini, yang dihuni orang-orang istimewa,” kata Montella. (ish/jpnn/upi)
 

Edisi Sapos
  • Sabtu, 1 Agustus 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.