Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Kaltim
Senin, 10 Februari 2014

Tenaga Honorer K2 Tetap Diangkat Kontrak



TANJUNG REDEB  Tertundanya pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kategori 2 (K2) di Berau menyisakan sedikit keresahan di kalangan peserta tes. Selain belum jelas nasib mereka apakah lolos atau tidak, juga dihadapkan pertanyaan pengangkatan kontrak yang berdampak kepada  persoalan pembayaran honor untuk 2 bulan terakhir.  Diketahui dari peserta yang merupakan tenaga honorer selama ini dibayarkan melalui anggaran yang dikeluarkan oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan sistem kontrak.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Berau, Abdul Rivai menyebutkan pihaknya menyerahkan masalah tersebut kepada masing-masing instansi. Dalam mekanisme pembayaran honor bagi tenaga honorer kesehatan dan pendidikan sejauh ini menurut Rivai dibebankan pada intansi yang menaungi.
Sehingga dalam pembayaran untuk 2 bulan terakhir khususnya bagi yang mengikuti penjaringan PNS K2 ini akan tetap menggunaan sistem yang sama. "Nanti hitungannya dimasing-masing SKPD-nya sesuaikan dengan TMT-nya (tanggal mulai tugas,Red), dihitung berdasarkan itu, pembayarannya ya tetap sama seperti biasa," jelas Rivai.
Pembayaran honor tersebut ditegaskan Rivai sebagai hak yang menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk memenuhinya melalui instansi yang bersangkutan seperti sekolah dan Puskesmas yang menaungi sebagian besar tenaga honorer yang mengikuti penjaringan CPNS K2 2013. Artinya tenaga honorer K2 ini akan tetap diangkat sebagai tenaga kontrak sampai nanti ada pengumuman hasil tes CPNS. "Kita berharap penundaan pengumuman ini tidak lama, sehingga bisa secepatnya jelas mereka," ujar Rifai lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Totoh Hermanto menyebutkan, tidak ada masalah dengan pembayaran tenaga honor yang berada dibawah naungan dinas kesehatan. "Ya akan dibayar sesuai dengan pokok pembayaran yang biasa diberikan, seperti biasalah," ungkapnya.
Diakui memang rata-rata tenaga honorer yang mengikuti tes CPNS K2 2013 lalu banyak juga diikuti oleh tenaga honorer dari kesehatan. Yang selama ini berada dibawah tanggung jawab langsung Puskesmas atau juga ada yang dari dinas.
Sebelum ada keputusan terangkat menjadi PNS, yang bersangkutan diingatkan Totoh agar tetap pada tugas awalnya dan tetap menjalankan aktifitas seperti biasa pada instansi yang diikuti selama ini. "Masalah pembayaran honor akan dibayarkan seperti biasa sampai ada pengumuman dan SK pengangkatan," tandasnya.
Seperti diketahui,  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara melayangkan surat edaran pemberitahuan penundaan pengumuman hasil tes CPNS pada hari Rabu (5/2) lalu yang juga sampai pada BKPP Berau. Penundaan pengumuman disebutkan terkendala masalah teknis yang sampai saat ini juga belum diketahui sampai kapan akan diumumkan. (rm-5/agi)

Edisi Sapos
  • Sabtu, 31 Januari 2015
Search
Advertorial News
2 Hotel Murah Dengan Fasilitas Terbaik di Palembang

Saatnya berlibur bukan berarti waktunya menguras dompet sampai habis-habisan. Ketika…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.