Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Kaltim
Kamis, 3 Juli 2014

Ibu Dua Anak Curi 4 Motor

Hasilnya Dipakai Nyabu

SAMARINDA. Kelakuan ibu dua anak ini, DV (30) tidak biasa. Meski berstatus ibu rumah tangga (IRT), dia sudah mencuri 4 buah motor berbagai merek dan jenis. Parahnya, hasil curian tersebut dia gadai dan uangnya selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga dia pakai untuk membeli sabu-sabu.
Tertangkapnya DV bermula ketika salah satu korbannya, BR (20), melihatnya melintas di Jalan Sentosa, Kelurahan Sungai Pinang Dalam (SPD), Kecamatan Sungai Pinang, Selasa (2/7) sekitar pukul 21.30 Wita. BR yang masih mengenali pelaku dengan ciri-ciri luka dilutut lantas membuntutinya hingga ke Gang Kenangan 4. "Saya panggil teman-teman saya. Lalu kami buntuti rame-rame. Rupanya dia mengunjungi temannya di sana. Pas mereka mau jalan, langsung kami sergap dan bawa ke sini (Polsek Utara, Red)," tuturnya.
saat disergap, DV dan seorang pria berinisial SN (45), tidak bisa melarikan diri. Sebab BR langsung mengepung keduanya. Meski sempat mengelak, namun saat dibawa ke Polsekta Samarinda Utara, mereka tidak bisa berbohong lagi. "Tadinya ragu tapi lihat ciri-cirinya sama langsung kami tangkap," ujarnya.
DV yang ditemui media ini mengaku menggadaikan motor-motor yang dicurinya seharga Rp 1,2 juga. Dia mengaku terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Suami yang telah memberinya dua orang anak sudah meninggalkannya bersama anak-anaknya. "Sekarang saya hanya tinggal bersama teman," urainya.
DV sempat mengelak saat dituduh menggunakan sabu-sabu. Namun dari gerak-geriknya yang tidak bisa tenang akhirnya terungkap kalau dia juga rutin menggunakan sabu-sabu. Dia biasa menggunakan barang haram tersebut bersama teman-temannya. "Saya hanya beli seharga Rp 200 ribu untuk diri sendiri," katanya menahan tangis.
Di lokasi lain, SN yang mengaku tinggal di Jalan Sejahtera, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, membenarkan kalau dia telah membeli motor vario dari DV. Hal itu dilakukan karena kasihan pada ibu kurus tersebut. "Saya kasihan aja sama dia. Makanya mau beli," tukasnya.
Kanit Reskrim Ipda M Hasan Setyabudi langsung melakukan pengembang kasus. Dari mulut ibu berambut panjang ini, diketahui aksinya mencuri motor sudah dilakukan empat kali dengan tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda-beda. "Ada yang di Jalan Kemakmuran, di Jalan Bengkuring Raya dan di Jalan Wanyi dalam Perumahan Bengkuring," ungkap Hasan.
Di Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, DV berhasil mengambil motor Honda Scoopy biru. Sedangkan di Jalan Wanyi ada motor Yamaha Jupiter Z warna biru. Untuk motor Honda Beat putih diambil di Gang KNPI, Jalan Kemakmuran, Kecamatan Sungai Pinang dan Honda Vario hitam yang belum diketahui lokasinya. "Ada beberapa motor yang posisinya sudah di luar Samarinda. Namun yang di Samarinda sudah berhasil kami temukan," beber Hasan.
Sampai saat ini, Hasan masih melakukan penyelidikan kasus pencurian motor tersebut. Hasan meyakini masih ada TKP lain dan motor yang sudah ada di luar Samarinda, keberadaanya sedang dilacak melalui jaringan Polsek. "Masih kami kembangkan. Kasus ini belum final karena hasil curian pelaku belum semua berhasil kita temukan," pungkasnya. (sal/agi)

Edisi Sapos
  • Selasa, 28 April 2015
Search
Advertorial News
2 Hotel Murah Dengan Fasilitas Terbaik di Palembang

Saatnya berlibur bukan berarti waktunya menguras dompet sampai habis-habisan. Ketika…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.