|
|
Rabu, 15 September 2010
Kaltim Jangan Ributkan Uang Receh
Jatam Sebut Seharusnya PT Bumi Tak Hanya Membayar Rp285 Miliar
|
SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak diminta jangan hanya meributkan "uang receh" senilai Rp285 miliar dari PT Bumi Resources atas kompensasi atas divestasi saham di Kaltim Prima Coal (KPC), karena menurut Dinamisator Jatam Kahar Al Bahri, hak Kaltim atas pertambangan yang telah dilakukan oleh PT KPC selama ini bahkan lebih besar dari itu. Akan sangat memalukan bila Kaltim hanya mengemis uang receh, sementara ada hak yang lebih besar, seharusnya diberikan KPC. "Selama kita ditipu oleh KPC dan PT Bumi, karena seharusnya yang diterima tidak hanya Rp285 miliar itu, tetapi lebih dari itu. Saat ini yang terjadi, seakan Kaltim ini menjadi pengemis, meminta sesuatu yang menjadi haknya. Sementara manajemen PT Bumi hanya tertawa seenaknya," ujar Ocha -panggilan akrab Kahar Al Bahri kepada Sapos kemarin. Ia mengingatkan, sebagai daerah yang selama ini ditambang oleh KPC, Kaltim hanya terlihat sebagai penonton saja, sementara semua hasilnya dinikmati oleh KPC termasuk Bumi. Ini menurutnya sangatlah tidak adil, seharusnya ada reaksi yang diperlihatkan oleh Pemprov Kaltim terkait ketidakadilan tersebut. Tetapi saat ini yang terlihat, Kaltim seakan diam, sama sekali tak menunjukkan reaksinya. "Seharusnya Kaltim tidak menuntut yang Rp285 miliar itu, tetapi saham 50 persen di KPC. Kan sejak awal itu yang didengungkan. Memang ada kesepakatan, tetapi mereka sendiri yang ingkar," tandasnya kemarin. Disinggung apa yang bisa dilakukan oleh Pemprov Kaltim dalam memperjuangkan kepemilikan saham itu, menurutnya salah satunya dengan menahan kenaikan produksi KPC. Itu sangat mungkin dilakukan, hanya tinggal apakah Kaltim punya kemauan atau tidak. "Itu memang muaranya, saya belum melihat sama sekali Kaltim memiliki itu, padahal haknya. Ini berbeda dengan apabila Kaltim tetap ngotot untuk menerima dana Rp285 miliar itu. Potensi masalah akan sangat besar, dimasukkan di pos anggaran mana, berbeda dengan kepemilikan saham di KPC, bila itu terwujud," tegasnya lagi. (ias)
|
|
pesut
Senin, 14 Mei 2012 13:02:35
To All perusahaan semen mix di samarinda. mohon untuk mobil mix jangan sembarangan membuang sisa semen… tuti
Selasa, 8 Mei 2012 14:48:55
Pak Walikota yg terhormat ,saya warga loa bakung resah tolong dong diperhatikan jalanan sekitar menuju… Budi Haryanto
Selasa, 8 Mei 2012 08:17:19
Jl. Rapak Indah-Jakarta-Kemuning-Mas Temenggung rusak parah, kelas jalan tidak sesuai dengan beban kendaraan… warnet berau
Minggu, 6 Mei 2012 18:25:02
tolong pak sapos.. speedy kabupaten berau di liput donk,telp ke 147 bilang daerah berau NORMAL tapi… Yahya
Jumat, 4 Mei 2012 17:15:56
Masuk stadion Sempaja sekarang koq jadi bayar 2000 untuk sepeda motor dan 3000 unt mobil? padahal stadion… aldy saputrasyah
Selasa, 1 Mei 2012 13:13:44
ckup prihatin dg jln d smd ni rusaknya mkn parah , jangan jalan perumahan yg ada pejabatnya aj yg dperbaikin… Junani
Senin, 30 April 2012 00:16:08
Kepada yth, Satpol PP. Jangan pernah berhenti dengan penertiban untuk para pedagang asongan/PKL. Tetaplah… Muhammad Ali
Sabtu, 28 April 2012 06:46:45
Terjadi pemukulan sejumlah anak muda di kawasan Jl. Lambung Mangkurat, sekitar pukul 8.40 pagi tadi,… mayta
Kamis, 26 April 2012 01:37:12
sesekali pak polisi hadiahkan langsung tima panas aja pencuri mtr dll, agar mereka kapok dan yg lain… Yusi
Kamis, 19 April 2012 11:26:14
Mohon kepada pengelola PDAM Kota Samarinda khususnya yang melayani daerah jalan pramuka komplek PK Samarinda…
|