Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Metropolis
Selasa, 25 Februari 2014

Jamkesda Tetap Jamin Persalinan

Di Puskesmas maupun Rumah Sakit Tipe B dan C

SALAH satu jenis layanan kesehatan yang dapat dijaminkan oleh Jamkesda adalah persalinan. Secara khusus, adalah persalinan secara normal yang berlangsung di fasilitas kesehatan milik pemerintah, seperti Puskesmas dan jaringannya. Termasuk Puskesmas Pembantu (Pusban) dan Puskesmas Rawat Inap, Rumah Sakit Tipe B atau C (RSUD IA Moeis), Bidan Praktik Swasta (BPS) maupun klinik bersalin rekanan, serta rumah sakit swasta yang bekerja sama.
Terkait hal ini, dalam pertemuan rutin Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Samarinda, Rabu (19/2) lalu, UPTD Jamkesda mengadakan sosialisasi program persalinan yang dijamin Jamkesda. Narasumber sosialisasi ini adalah Kepala UPTD Jamkesda, dr Syarifah Rahimah. Dalam sosialisasi itu, ia menyampaikan secara rinci mengenai tata cara klaim tagihan dan kelengkapan berkas yang harus dipersiapkan bidan praktik. “Tidak ada batasan jumlah anak. Jadi ibu yang bersalin anak ke berapapun tetap dapat memperoleh layanan Jamkesda di bidan praktik atau klinik bersalin rekanan,” jelas Rahimah.
Ia menjelaskan, bidan praktik swasta atau klinik bersalin yang telah menjadi rekanan Jamkesda memiliki tingkat yang sama dengan Puskesmas, yaitu sebagai Pemberi Pelayanan Kesehatan Tingkat I. Jadi, bidan berhak memberikan rujukan pasien ke rumah sakit sesuai dengan indikasi medis yang terjadi. Namun bila pasien sendiri yang meminta dirujuk atau Atas Permintaan Sendiri (APS), maka Jamkesda tidak akan memberikan jaminan.
“Jadi sekarang, Jamkesda tidak menanggung persalinan secara normal di RSUD A Wahab Syahranie, karena sejak Januari, rumah sakit ini telah diresmikan Kementerian Kesehatan RI sebagai rumah sakit tipe A. Pelayanan di RSUD A Wahab Syahranie khusus untuk persalinan dengan risiko tinggi, seperti eklampsia berat, malposisi janin, perdarahan dan persalinan bagi penderita HIV positif. RSUD A Wahab Syahranie merupakan pusat rujukan bagi kasus-kasus yang tidak bisa ditangani di RSUD IA Moeis dan rumah sakit swasta yang bekerja sama,” terang dr Rahimah.
Sementara itu, untuk mendapatkan layanan Jamkesda di rumah sakit, pasien memerlukan rujukan dari Puskesmas, bidan rekanan, klinik bersalin atau rujukan antarrumah sakit. Adapun sistem jaminan persalinan di fasilitas kesehatan swasta, seperti BPS, klinik bersalin, atau rumah sakit swasta, Jamkesda hanya membantu pembiayaan persalinan.
Untuk itu dr Rahimah mengimbau kepada para bidan praktik yang ingin bergabung dengan Jamkesda, untuk segera mendaftarkan diri di kantor UPTD Jamkesda, Jalan KH Wahid Hasyim nomor 27A Sempaja Selatan, Samarinda atau menghubungi nomor 081804686999 (SMS). (adv/lin/lee)

Edisi Sapos
  • Minggu, 25 Januari 2015
Search
Advertorial News
3 Hotel Murah Dekat Stasiun Bogor

Semakin merajalelanya teknologi internet membawa banyak perubahan dalam kehidupan…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.