Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Metropolis
Rabu, 29 Oktober 2014

Caterham dan Marussia Absen di Austin



LONDON. Program pemotongan anggaran alias penghematan yang didengungkan di Formula 1 belum menunjukkan imbas besar. Bukti terbaru menerpa dua tim peserta musim 2014, Caterham-Renault dan Marussia-Ferrari. Dua tim tersebut dipastikan tak akan berlomba di Grand Prix Amerika Serikat di Austin, akibat masalah finansial.
    Kedua tim itu sama-sama mengalami nasib buruk sepanjang musim ini. Caterham terkendala masalah administrasi, sedangkan Marussia masih disulitkan persoalan finansial serta menantikan update kondisi terbaru pembalap mereka, Jules Bianchi, dari cedera serius saat bertarung di GP Jepang, tiga pekan lalu.
    "Tidak ada satu pun dari dua tim itu 9Caterham dan Marussia) yang akan pergi ke Amerika. Kami punya aturan yang menegaskan jika kami kehilangan tiga tim, maka tim lain bisa menurunkan tiga mobil," ujar Direktur Olahraga Komersial Supremo, Bernie Ecclestone, seperti dilansir Sky Sports. Caterham mulai merasakan kesulitan pendanaan sejak tim ditinggal pemiliknya Tony Fernandes.  yang sepertinya lebih fokus ke tim sepakbolanya Queens Park Rangers, memang mengalami kesulitan keuangan.
Bahkan perusahaan induk, Caterham Sports Limited, yang membawahi tim itu sudah dinyatakan bangkrut dan Caterham kini berada di bawah kekuasaan sebuah firma akuntan yang berbasis di London, Smith & Williamson, selaku administrator mereka.
Langkah ini diambil mengingat ada perselisihan di antara Fernandes dengan calon investor baru dari Rumania bernama Engavest. Engavest dianggap oleh Fernandes sudah lalai memenuhi kewajiban mereka membayar gaji pegawai serta melunasi utang-utang tim itu.
Tapi di satu sisi Engavest mengklaim bahwa Fernandes belum menyerahkan seluruh sahamnya di klub itu sehingga pria asal Malaysia itu masih bertanggung jawab untuk seluruh aktivitas tim, mengingat statusnya adalah pemilik tim. Setelah saling klaim dan lempar tanggung jawab di antara Fernandes serta Evangest, akhirnya diputuskan bahwa Caterham akan istirahat sementara dari balapan F1 hingga menemukan pemilik baru.
Smith & Williamson sendiri bahkan sampai melarang anggota tim manapun untuk masuk ke Leafield Factory yang merupakan markas tim tersebut. Dengan begini maka dua pebalapnya, Marcus Ericsson dan Kamui Kobayashi, tak akan ikut balapan di Austin pekan depan.
Masalah finansial memang jadi persoalan sendiri yang belum ditemui solusinya baik oleh otoritas F1 dan tim-tim peserta. Disebut setiap tim minimal harus punya dana 100 juta dollar AS untuk berpartisipasi penuh selama semusim, di mana itu dirasa sangat berat dan tim-tim pun meminta keringanan.
Dengan absennya Caterham dan Marussia, berarti untuk pertama kalinya sejak GP Monako 2005 cuma ada 18 tim yang akan balapan pekan depan. Sembilan tahun lalu tim BAR dilarang membalap di dua seri karena persoalan teknis. (ady/jpnn/upi)

Edisi Sapos
  • Kamis, 2 Juli 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.