Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Metropolis
Selasa, 17 Februari 2015

Awas Over Confidence

Shakhtar Donetsk v Bayern Munchen

LVIV. Kepercayaan diri yang berlebihan bisa menjadi bumerang. Hal itu diyakini para pemain Bayern Munchen menyambut laga kontra Shakhtar Donetsk di babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti. Meski datang ke Lviv, Ukraina, dengan modal kemenangan 8-0 dari Hamburg SV akhir pekan lalu, skuad Die Roten tak mau terbuai. Munchen telah menemukan jati diri yang sesungguhnya sebagai tim elit dunia. Arjen Robben, Thomas Muller dan Mario Gotze masing-masing memborong dua gol, ditambah satu gol dari Robert Lewandowski dan Franck Ribery.
Itulah kemenangan terbesar Bayern sejak terakhir mencatatnya ketika menggulung Kickers Offenbach 9-0, 1984 silam. Kepercayaan diri para pemain terangkat drastis. Namun, Muller dan kawan-kawan tak membiarkan kesombongan menyusupi kepercayaan diri tim. Mereka berusaha menginjak bumi sambil mewaspadai ancaman Donetsk.
”Kami harus terus melangkah dan tidak boleh berpikir segalanya akan berlangsung sesuai keinginan kami. Kami harus terus bekerja keras, masih banyak yang bisa kami lakukan. Melawan Shakhtar nanti, kami akan kembali memulai dengan skor 0-0,” kata Robben seperti dilansir Bundesliga.com.
Sikap Robben itu juga didengungkan Muller. ”Kami tidak bermain bagus di tiga laga awal tahun ini dan sekarang kami menang 8-0. Kami sedikit mendapat kritik pada tiga laga awal itu, jadi saya tidak ingin fans bereaksi berlebihan. Hal-hal seperti ini terkadang terjadi begitu cepat. Kami harus tetap menginjak bumi.”
Pelatih Munchen Pep Guardiola kemungkinan tidak bisa memainkan Xabi Alonso yang mengalami cedera hamstring. Philipp Lahm, Javi Martinez dan Thiago Alcantara juga masih terbaring di meja perawatan. Namun itu tidak mengurangi kekuatan Munchen. Mereka masih memiliki stok pemain hebat lain pada sosok Bastian Schweinsteiger, Gotze dan Juan Bernat.
Laga kontra Donetsk nanti tidak akan digelar di Donbass Arena, markas Donetsk yang sebenarnya. Perang Saudara yang mencabik-cabik Ukraina, memaksa Donetsk mengalihkan pertandingan ke Lviv Arena yang berjarak 600 mil dari Donetsk. Di tengah perang yang berkecamuk dan laga berat melawan Munchen, pelatih Donetsk Mircea Lucescu masih punya alasan untuk tetap optimis.
Pelatih asal Rumania itu setidaknya bisa memaksimalkan sejumlah pemain kuncinya yang dalam kondisi bugar seperti Luiz Adriano, Douglas Costa, Dario Srna dan Alex Teixeira. ”Wajar jika Bayern menjadi favorit. Tapi dalam sepak bola, apapun bisa terjadi,” kata Lucescu singkat. (ish/jpnn/upi)

 

Edisi Sapos
  • Selasa, 1 September 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.