Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Samarinda
Sabtu, 14 Desember 2013

Sempat Disetop, Pembangunan SMPN 35 Berlanjut

Pihak Sekolah Sudah Bertemu dengan Korem

SAMARINDA. Tanpa banyak yang tahu, renovasi gedung SMPN 35 di Jalan Pirus, Kelurahan Bugis sempat dihentikan per 19 November lalu. Alasannya, lahan sekolah tersebut adalah milik TNI. Sejak tanggal itu, progres pengerjaan pun tertahan.
Demi menyelesaikan masalah ini, pihak sekolah pun berusaha bertemu dan bernegosiasi dengan pihak Korem ASN/092 pada Kamis (12/12) lalu.
Salah satu guru SMPN 35 yang namanya enggan dikorankan menuturkan, hasil dari pertemuan itu adalah diperbolehkannya pihak SMPN 35 untuk kembali melanjutkan pembangunan gedung sekolah.
"Setelah melakukan pertemuan dengan pihak TNI di Korem, pihak Korem akhirnya memperbolehkan melanjutkan kembali pembangunan gedung sekolah ini. Yang jelas dari sekolah sendiri harus membuat surat izin ke pihak Korem," katanya, saat ditemui di sekolahnya, Jumat (13/12) kemarin.
Dijelaskannya, dalam surat yang dikirimkan ke pihak sekolah pada 19 November lalu, pada intinya menyebut bahwa penangguhan pembangunan harus dilakukan lantaran belum ada permohonan kerja sama yang legal antara pihak sekolah dengan TNI selaku pemilik lahan. Sehingga pertemuan yang berlangsung Kamis (12/12) itu, sekaligus menjadi upaya untuk memperjelas hubungan antara pihak sekolah dan pemilik lahan.
"Begitu ada surat tersebut, (proyek, Red) dihentikan dulu. Namun dari pihak Korem sudah menyetujui pembangunan gedung SMPN 35 ini, nantinya kalaupun sudah dilanjutkan sudah bisa tinggal menunggu surat dari SMPN 35 maupun surat dari Dinas Pendidikan Kota Samarinda," bebernya.
Sayangnya, tidak dijelaskan lebih lanjut apakah pihak TNI memberikan tenggat waktu khusus terkait kerja sama ini, terhitung sejak dikabulkannya permohonan pembangunan gedung sekolah, hingga habisnya masa berlaku perjanjian antara kedua belah pihak.
Sementara itu, Kepala SMPN 35 Slamet Diono mengaku lega karena pembangunan sekolahnya bisa dilanjutkan kembali.
"Pembangunanya sempat tak diperbolehkan namun setelah kita melakukan pertemuan dengan Korem, akhirnya bisa dilanjutkan kembali. Mengenai pembangunannya kapan bisa dilanjutkan, saya sudah menghubungi pihak kontraktor, tapi katanya mereka harus menunggu dari atasan. Pada Senin (23/12) nanti saya juga akan menanyakan pada pihak Dinas Cipta Karya kapan akan dilanjutkan," pungkasnya. (rm-6/lee)

Edisi Sapos
  • Jumat, 18 April 2014
Search
Latest Guestbook
Uzi
Senin, 28 Oktober 2013 16:42:2
pak Pol.. alangkah lebih abik jika untuk pembelajaran bagi pelaku balap liar, motornya di hancurkan…
anonymous
Senin, 28 Oktober 2013 12:13:3
Tolong donk buat pemkot kita nie perhatiin soal parit^ juga kali ga mesti jalanan aj xg ditinggiin klo…
arnafani
Sabtu, 19 Oktober 2013 08:54:1
Sekedar usulan buat dishub kota samarinda. Untuk kendaraan yg mau masuk ke jl.otista melalui jemb.ar.hakim…
Didi
Jumat, 19 Juli 2013 02:41:57
Anak-anak alay yang ngebut naik motor habis tarawih dan membahayakan orang-orang yg kebanyakan baru…
kussadi
Selasa, 16 Juli 2013 09:00:15
tolong dong pak walikota berikan kami air bersih/pdam yang sudah beberapa bulan ini mati di perumahan…
Muriono
Selasa, 16 Juli 2013 00:31:56
Waspada bulan Ramadhan terhadap Pencurian kendaraan R2,Penjambretan sepulang dari Bank,kontrol Kunci…
badui ismail
Minggu, 14 Juli 2013 17:36:23
Kepada pemerhati hukum di samarinda,mau tanya apa boleh seorang pejabat yg sdh pernah dijatuhi hukuman…
yanasib
Sabtu, 13 Juli 2013 04:18:46
buat pemkot samarinda,tolong di tegur/di tindak tegas bagi pekerja alat berat yg berada di jalan padat…
ari
Senin, 8 Juli 2013 06:22:07
knp pemasangan air diGunung Lingai sampai dikenakan biaya sampai 3.500.000 ? pdhl intek air hanya sktr…
yudi
Jumat, 5 Juli 2013 10:56:28
bagi yang melihat plat no kendaraan KT 5866 DS , new jupiter mx putih tolong hub:082254195335 , karena…
Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.