Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Samarinda
Selasa, 30 Desember 2014

Bungkus Sabu Dipasang Label Harga

Dijual Seperti Dagangan di Warung Kelontongan

SAMARINDA. Perawakannya kecil dan wajahnya pun lugu dengan rambut cepaknya. Bicaranya juga ceplas ceplos seakan tak bersalah saat diminta polisi keterangan. Begitulah gaya Ar (18), perantauan asal Sulawesi Selatan (Sulsel), yang ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba), Minggu (28/12) subuh lalu.
Ar dibekuk polisi karena diduga menjadi kurir sabu dalam jumlah banyak. Saat ditangkap di sekitaran Jalan dr Soetomo, Ar bergaya tak tahu menahu soal keberadaan 46 poket berisi 19, 09 gram sabu dan uang Rp 5 juta yang diduga hasil penjualan narkoba tersebut.
Belakangan Ar mengelak sabu dan uang itu milik salah seorang kerabatnya. “Saya baru empat hari datang dari Makassar, terus disuruh jual sabu,” kata Ar.
“Terang saja saya menolak, saya takut ditangkap polisi,” kata Ar lagi.
Ar berkilah diajak bekerja di Samarinda oleh kerabatnya. Ar dijanjikan akan bekerja sebagai penjaga toko sembako di Pasar Segiri.
“Pelaku (Ar, Red) kami amankan dan kami menemukan barang bukti dibuang di lantai ruang tamu,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, melalui Kasat Reskoba Kompol Bambang Budiyanto.
Saat dibuka polisi, dengan disaksikan Ar, ditemukan beberapa bungkusan sabu. Di tiap bungkusan polisi menemukan tulisan angka pakai pulpen merah di kertas, ada 100, 200, 250, 300 sampai 500.
“Setelah kami telusuri ternyata itu bukan jumlah paketan, namun harga poket,” ungkap Bambang.
Dipasangnya label harga ini agar Ar mudah dan tak salah melayani pesanan pelanggannya. Diterangkan Bambang, Ar diminta mengantar sabu ke beberapa pemesan.
“Jadi sabu dilabeli seperti barang di warung kelontongan biar tak salah memberikan kepada pembelinya,” beber Bambang.
Polisi kini fokus mencari siapa pemasok sabu kepada Ar. Polisi meyakini, para pengedar narkoba memanfaatkan anak-anak dan remaja, untuk memudahkan aksinya serta supaya tak mudah tercium polisi. (rin/upi)

Edisi Sapos
  • Sabtu, 1 Agustus 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.