Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Samarinda
Jumat, 23 Januari 2015

Proyek Banjir Nanggung, Genangan Makin Parah

Warga Minta Pembuatan Kanal Antasari Diutamakan

SAMARINDA. Banjir di kawasan Air Putih makin parah. Hujan sebentar saja, air bercampur lumpur sudah menggenang. Selain bertambah tinggi, genangan juga lambat surut. Warga menduga makin parahnya banjir ada kaitan dengan imbas pengerjaan proyek kanal pengendali banjir yang terhenti.
Pasca pengerjaan pembuatan gorong-gorong di Simpang Air Putih yang dianggap tanggung tersebut, aliran air malah terhambat. Apalagi drainase di Jalan MT Haryono. Mestinya bisa mengalirkan air ke sungai di samping kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda, namun tak bisa berfungsi maksimal akibat pendangkalan parah. Meski beberapa waktu lalu sempat dikeruk, namun dampaknya tak maksimal.
“Mestinya jika membuat program penanganan banjir pemerintah harus melakukan kajian dan jangan nanggung seperti ini, kami yang jadi korban karena banjir tambah parah saja,” ungkap warga Jalan MT Haryono RT 10, Rahman kepada Sapos.
Ketua RT 2 Air Putih Rusli juga membenarkan kalau belakangan ini banjir di sekitar lingkungannya, Jalan Pangeran Antasari tambah parah. “Mungkin saja ada kaitan dengan pembuatan gorong-gorong di Simpang Air Putih itu, mestinya drainase di sekitar sini juga harus dibenahi sebelum proyek dilaksanakan supaya aliran air tetap lancar,” tutur Rusli.
Senada dengan Rusli, Ketua RT 41 Air Putih Tri meminta agar pembuatan kanal pengendali banjir di Jalan Pangeran Antasari bisa dilakukan secepatnya, bila memang berlanjut. “Pembuatan kanal itu tentu sudah melalui kajian, kami minta kalau bisa diprioritaskan,” pungkas Tri. (rin/lee)

Edisi Sapos
  • Kamis, 3 September 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.