Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Samarinda
Senin, 28 Oktober 2013

Gedung SMPN 35 Dibangun Dua Lantai

Diperkirakan Rampung Bulan Depan

KEINGINAN siswa SMPN 35 Jalan Pirus Awang Long di Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota untuk memiliki ruang belajar yang layak dan nyaman akan segera terwujud. Karena pembangunan gedung baru SMPN 35 terus dikebut. Hal ini dibenarkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Diah Astuti saat dikonfirmasi Sapos, kemarin (27/10).
"Tentunya kami senang akhirnya gedung sekolah kami akan bagus. Gedung sekolah ini akan menjadi pemompa semangat baru bagi kami, yang menjadi penyangga sekolah di kota paskah pindahnya SMPN 1 ke Jalan Kadrie Oening," jelasnya.
Sejak berdiri sebagai Sekolah Rakyat (SD) di tahun 1942 pada zaman penjajahan Belanda, dan berubah menjadi SMP pada 2000, rehab gedung yang tengah berlangsung merupakan kedua kalinya. Rehab terakhir berlangsung Oktober 2012 lalu, untuk enam ruang kelas.
"Dana pembangunan gedung SMPN 35 ini bersumber dari bantuan Pemkot dengan dana Rp 6 miliar, nantinya akan dibangun dua lantai untuk delapan ruang kelas. Terdiri empat di atas dan empat di bawah dengan menggunakan lantai keramik," ucapnya.
Dijelaskannya, pembangunan SMPN 35 sudah berlangsung sejak Desember 2012 lalu, dan diperkirakan rampung pada Desember mendatang. Karena sesuai perkiraan, pekerjaan rampung dalam masa kerja 364 hari.
"Untuk gedung lama yang berjumlah enam kelas, akan dibangun pada waktu yang akan datang, dengan mengajukan kembali bantuan Pemrov," papar ibu berkerudung ini.
Sementara itu, selama proyek berlangsung, proses belajar untuk siswa Kelas IX (kelas 3) berlangsung pagi hari di enam ruang kelas yang ada. Sedangkan siswa Kelas VII (kelas 1) dan Kelas VIII (kelas 2) dengan 12 lokal, menumpang di SDN 015, sebelas gedung SMPN 35.
"Meskipun nantinya gedung SMPN 35 sudah rampung, kami akan tetap menggunakan sistem dua sif karena ruangan kelas yang masih kurang untuk empat kelas. Yang nantinya diajukan pada bantuan Pemprov," bebernya.
Ditambahkan Astuti, hingga kini SMPN 35 perlu mendapatkan tambahan fasilitas. Seperti Laboratorium IPA, Laboratorium Bahasa, serta ruang komputer.
"Untuk pembelajaran komputer, siswa membawa laptop masing-masing dengan menggunakan Wi-Fi saja. Kami berharap, bisa dibangunkan sarana prasarana yang lengkap seperti laboratorium, Laboratorium IPA, ruang komputer, Laboratorium Bahasa agar anak-anak kami bisa menyerap pendidikan dengan baik dan mengikuti perkembangan zaman," pungkasnya. (rm-6/lee)

Edisi Sapos
  • Rabu, 30 Juli 2014
Search
Latest Guestbook
Uzi
Senin, 28 Oktober 2013 16:42:2
pak Pol.. alangkah lebih abik jika untuk pembelajaran bagi pelaku balap liar, motornya di hancurkan…
anonymous
Senin, 28 Oktober 2013 12:13:3
Tolong donk buat pemkot kita nie perhatiin soal parit^ juga kali ga mesti jalanan aj xg ditinggiin klo…
arnafani
Sabtu, 19 Oktober 2013 08:54:1
Sekedar usulan buat dishub kota samarinda. Untuk kendaraan yg mau masuk ke jl.otista melalui jemb.ar.hakim…
Didi
Jumat, 19 Juli 2013 02:41:57
Anak-anak alay yang ngebut naik motor habis tarawih dan membahayakan orang-orang yg kebanyakan baru…
kussadi
Selasa, 16 Juli 2013 09:00:15
tolong dong pak walikota berikan kami air bersih/pdam yang sudah beberapa bulan ini mati di perumahan…
Muriono
Selasa, 16 Juli 2013 00:31:56
Waspada bulan Ramadhan terhadap Pencurian kendaraan R2,Penjambretan sepulang dari Bank,kontrol Kunci…
badui ismail
Minggu, 14 Juli 2013 17:36:23
Kepada pemerhati hukum di samarinda,mau tanya apa boleh seorang pejabat yg sdh pernah dijatuhi hukuman…
yanasib
Sabtu, 13 Juli 2013 04:18:46
buat pemkot samarinda,tolong di tegur/di tindak tegas bagi pekerja alat berat yg berada di jalan padat…
ari
Senin, 8 Juli 2013 06:22:07
knp pemasangan air diGunung Lingai sampai dikenakan biaya sampai 3.500.000 ? pdhl intek air hanya sktr…
yudi
Jumat, 5 Juli 2013 10:56:28
bagi yang melihat plat no kendaraan KT 5866 DS , new jupiter mx putih tolong hub:082254195335 , karena…
Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.