Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Olahraga Nasional
Minggu, 30 November 2014

Munas Golkar Tak Mungkin Diundur

Semua Ketum Parpol Diundang

JAKARTA. Wakil Sekjen Partai Golkar Nurul Arifin menyatakan Musyawarah Nasional (Munas) IX tetap dilaksanakan hari ini (30/11) di Bali. "Munas akan tetap dilaksanakan, karena ini merupakan amanat Rapat Pimpinan Nasional," kata Nurul kepada JPNN.com, Sabtu (29/11).
Menurut Nurul, pelaksanaan Munas tidak mungkin ditunda lagi. "Karena persiapan juga sudah maksimal," ujarnya. Sejauh ini, sambung Nurul, sudah banyak peserta yang datang ke tempat penyelenggaraan Munas. Bahkan, kata dia, sebagian peserta sudah tiba sejak kemarin. "Peserta yang hadir dalam Munas adalah DPD 1 dan DPD 2, Hasta Karya, Tri Karya, organisasi sayap dan DPP," ucap Nurul.
Saat ditanya apakah munas akan dilaksanakan dua kali yakni 30 November dan tahun 2015, Nurul belum bisa memastikannya. "Lihat saja nanti," ungkapnya.
Nurul hanya memastikan Partai Golkar akan mengedepankan soliditas dalam penyelenggaraan munas. "Yang jelas sudah ada komitmen munas ini akan berjalan aman dengan mengedepankan kebersamaan dan soliditas partai," tandasnya.
Panitia munas mengundang semua ketua umum (ketum) parpol, baik yang ada di kubu Koalisi Merah Putih (KMP) maupun Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Namun khusus untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ternyata yang diundang adalah Djan Faridz selaku ketua umum versi Muktamar Sahid dan bukan Romahurmuziy selaku ketua versi Muktamar Surabaya yang telah diakui Menkumham.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, dipilihnya Djan Faridz karena dinilai yang paling jelas. "Ya Djan Faridz yang jelas saja," katanya di DPR RI, Jumat (28/11).
Idrus menambahkan, panitia munas juga turut mengundang mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar, yang sekaligus Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Namun, panitia belum memutuskan mengundang Presiden Joko Widodo.
"Presiden hingga saat ini belum. Semua kita undang, seluruh pimpinan partai. PDI Perjuangan ya Bu Mega, dari NasDem Bang Surya, dari PKB Muhaimin, semua kita undang," terangnya.
Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romi mengaku tak ambil pusing tidak diundang munas.  
"Bang Idrus itu teman saya. Tapi namanya juga pengundang, terserah saja siapa yang diundang," katanya ketika dikonfirmasi, kemarin.
Romi yakin Idrus belum mendapatkan pemahaman yang utuh tetang DPP PPP yang sah.
"Lha wong jelas yang di Jakarta baru daftar, yang di Surabaya sudah ada keputusan, siapapun bisa menilai. Insya Allah nanti kalau sudah saya jelaskan, Bang Idrus akan berubah," tutur Romi singkat. (dli/gil/jpnn/nin)

Edisi Sapos
  • Selasa, 28 Juli 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.