Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Samarinda Tepian
Rabu, 18 Juni 2014

RT 8 Sambutan dan Lok Bahu Juara HBS

Kategori RT dan Kelurahan Tingkat Madya

SAMARINDA. Setelah beberapa tahun tertunda pasca diraihnya juara 2 lomba Hijau, Bersih, Sehat (HBS) kategori kelurahan tingkat pemula, akhirnya di tahun 2014 ini, Kelurahan Lok Bahu mampu melonjak dengan meraih juara I tingkat Madya. Sementara kategori RT tingkat Madya, juara I diraih RT Kelurahan Sambutan.
Demikian terungkap saat acara puncak lomba Samarinda HBS yang digelar di RT 18, Bedeng, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (17/6). Kegiatan ini melombakan kategori kelurahan tingkat Madya dan Pemula, dan kategori RT tingkat Madya dan Pemula. (Daftar juara lihat grafis).
“Menang atau unggul di dalam suatu perlombaan adalah sebuah pilihan. Tapi yang lebih penting bagaimana HBS ini menjadi gerakan seluruh masyarakat kita untuk menciptakan lingkungan yang asri, indah dan lingkungan sehat, karena sesungguhnya sehat adalah dambaan kita semua,” ucap Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang dalam sambutannya.
Wali kota mengajak semuanya bersyukur, bahwa program HBS yang dicanangkan Pemkot Samarinda ternyata mendapat apresiasi masyarakat luas. “Ini karena sesungguhnya HBS adalah kebutuhan pokok dari masyarakat itu sendiri, dimana HBS mendorong masyarakat menciptakan lingkungan yang baik dan kondusif untuk ditinggali,” tutur Jaang yang hadir bersama Ketua TP PKK Samarinda Hj Puji Setyowati Jaang.
Dikatakannya, HBS tanpa disadari mempunyai tujuan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, utamanya dalam hal gemar menanam pohon, bunga dan tanaman-tanaman yang sangat berguna bagi peneduh maupun keindahan.
“Dengan HBS, kita harapkan pula masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan, sampah-sampah dapat dikelola dengan sebaik-baiknya dan tidak berserakan dimana-mana, yang pada gilirannya dapat merusak keindahan, terlebih lagi dapat merusak kesehatan masyarakat,” tandas Jaang dihadapan undangan termasuk Wakil Ketua DPRD Samarinda H Sarwono.
Dikemukakan pula, banyaknya Bank Ramli (Ramah Lingkungan) yang berkembang di Samarinda merupakan pertanda masyarakat telah mengetahui dan paham, sesungguhnya sampah masih memiliki nilai ekonomi yang dapat membantu ekonomi keluarga.
Untuk HBS tahun 2015, Jaang meminta supaya diperluas, terutama peserta lombanya, perbanyak urutan pemenangnya, karena perlombaan HBS pada hakekatnya salah satu proses pembinaan, sehingga dapat merangsang atau memotivasi masyarakat secara lebih luas pula dalam menciptakan Samarinda yang benar-benar HBS. (hms2/nin)

Edisi Sapos
  • Minggu, 25 Januari 2015
Search
Advertorial News
3 Hotel Murah Dekat Stasiun Bogor

Semakin merajalelanya teknologi internet membawa banyak perubahan dalam kehidupan…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.