Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Utama
Senin, 7 Oktober 2013

Terios Libas Tiga Mobil dan Motor

Kecelakaan Karambol di Jalan PM Noor

SAMARINDA. Jangan mengemudi saat mengantuk. Pesan ini sudah sering disampaikan agar terhindar dari kecelakaan di jalan raya. Dan bukti dari pesan tersebut terjadi Minggu (6/10) kemarin, sekitar pukul 11.30 Wita. Akibat mengantuk, Asmul (40), warga asal Sangatta, Kutai Timur (Kutim), terlibat kecelakaan karambol. Tak tanggung-tanggung, Asmul menabrak tiga mobil dan tiga motor saat melintas di Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara.
Mobil Daihatsu Terios nopol KT 1264 EB yang dikemudikan Asmul, oleng ke kanan kiri jalan dengan kecepatan tinggi. Ia melibas tiga mobil di jalur lain dan tiga motor di jalur yang sama.
Beruntung, meski tabrakan karambol menimbulkan dampak kerusakan cukup parah, namun tak satupun ada korban tewas.
Peristiwa lakalantas yang menimbulkan kemacetan panjang di Jalan PM Noor, baik dari arah simpang empat Sempaja maupun simpang tiga DI Panjaitan, terjadi saat Asmul mengemudikan mobilnya dalam kecepatan tinggi. Asmul  kaget saat melibas kaca spion Daihatsu Sirion, yang datang dari arah simpang tiga DI Panjaitan.
"Pelaku (Asmul, Red) melaju dari arah Simpang Empat Sempaja. Saat di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara), mobil pelaku menyenggol kaca spion mobil itu (Daihatsu Sirion), yang kemudian membuat pelaku panik," kata anggota Unit Lakalantas Satlantas Polresta Samarinda di TKP.
Karena kecepatan mobil diperkirakan di atas 80 km/jam, Asmul tak dapat mengendalikan setir mobil dengan baik. Imbasnya mobil semakin “larut” ke kanan jalan.
"Saat berada di kanan jalan, mobil pelaku kembali membentur Toyota Avanza nopol KT 1625 BW, dan Nissan doubel cabin nopol KT 8613 MF di jalur berlawanan. Akibat benturan itu, Toyota Avanza mengalami kerusakan pada bagian belakang. Sedangkan Nissan doubel cabin kerusakannya cukup parah di bak sebelah kanan ringsek dan roda belakang lepas," jelas polisi.
Tak berhenti sampai di situ, setelah memporak porandakan kendaraan di jalur berlawanan, mobil Asmul membentur dan menyeret tiga motor yang berada di jalurnya.
"Yakni Honda Kharisma nopol KT 4714 WG, dan Yamaha Mio nopol KT 2643 WV serta satu motor yang tidak mengalami kerusakan berat. Dua motor yang kami amankan pengendaranya mengalami luka lecet, sedangkan kondisi motor hancur akibat tertabrak dan terseret," ujarnya.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, melalui Kasat Lantas Kompol Didik Hariyanto membenarkan kecelakaan karambol tersebut.
"Barang bukti dan juga pelaku penabrak sudah kami amankan. Dugaan sementara berdasarkan pengakuan pelaku, pada saat mengemudikan mobil ia dalam kondisi mengantuk sehingga tak dapat berkonsentrasi. Apalagi saat itu arus lalu lintas sedang padat," terangnya. (oke/upi)

Edisi Sapos
  • Sabtu, 1 Agustus 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.