Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Utama
Senin, 14 Juli 2014

ATM di Mahakam Square Dibobol

Terekam CCTV, Pelaku Gelisah, Buru-buru Kabur

SAMARINDA. Jelang lebaran, penjahat mulai mencari sasaran. Saking nekatnya, penjahat pun berani menyasar sebuah bilik mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan Komplek Mahakam Square, Jalan Untung Suropati RT 12, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.
Diperkirakan maling beraksi Minggu (13/7) sekitar pukul 02.40 Wita. Aksi maling yang diperkirakan hanya seorang diri tersebut terekam Closed Circuit Television (CCTV) di bilik ATM. Diyakini juga maling tahu keberadaan CCTV. Makanya saat beraksi menggunakan helm standar sebagai penutup wajah, serta memakai sarung tangan untuk menutup sidik jari.
Diduga maling "pemain amatiran" karena hanya berbekal obeng untuk mencongkel mesin ATM. Maling memang berhasil membongkar penutup mesin. Namun usahanya gagal karena kesulitan membuka brankas berisi uang. Khawatir usahanya ketahuan warga, maling pun buru-buru kabur.
Maling leluasa membongkar ATM, karena posisi bilik ATM terbilang sepi. Memang lokasinya berada di depan areal komplek perkantoran. Namun jika diperhatikan sekilas dari jalan masuk menuju areal Komplek Mahakam Square, tak dilihat jelas orang beraktivitas di sekitar bilik apalagi di dalamnya yang kacanya sengaja dibuat buram untuk menjaga privasi konsumen ATM.
Meski tak ada uang yang digondol, namun pihak bank mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta akibat kerusakan mesin ATM. Kasusnya pun diadukan ke Mapolresta Samarinda, siang kemarin.
Terungkapnya kejadian itu berawal saat seorang warga hendak melakukan transaksi di mesin ATM. Warga yang tak diketahui jelas namanya menemukan mesin ATM sudah rusak dan terlihat berantakan. Kejadian itu lalu dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Samarinda.
Pihak kepolisian lalu melaporkan ke bank dan setelah dicek bersama-sama, ternyata mesin ATM memang sudah rusak. Koordinator ATM Bank Mandiri Samarinda Endah Prasetyawati (43) yang ditemui Sapos di Mapolresta Samarinda enggan berkomentar banyak.
"Mohon maaf, saya tidak bisa berkomentar banyak. Perkara ini sudah kami laporkan ke polisi dan penanganannya kami serahkan ke polisi," tandas Endah singkat. (rin/agi)

Edisi Sapos
  • Sabtu, 20 September 2014
Search
Latest Guestbook
Uzi
Senin, 28 Oktober 2013 16:42:2
pak Pol.. alangkah lebih abik jika untuk pembelajaran bagi pelaku balap liar, motornya di hancurkan…
anonymous
Senin, 28 Oktober 2013 12:13:3
Tolong donk buat pemkot kita nie perhatiin soal parit^ juga kali ga mesti jalanan aj xg ditinggiin klo…
arnafani
Sabtu, 19 Oktober 2013 08:54:1
Sekedar usulan buat dishub kota samarinda. Untuk kendaraan yg mau masuk ke jl.otista melalui jemb.ar.hakim…
Didi
Jumat, 19 Juli 2013 02:41:57
Anak-anak alay yang ngebut naik motor habis tarawih dan membahayakan orang-orang yg kebanyakan baru…
kussadi
Selasa, 16 Juli 2013 09:00:15
tolong dong pak walikota berikan kami air bersih/pdam yang sudah beberapa bulan ini mati di perumahan…
Muriono
Selasa, 16 Juli 2013 00:31:56
Waspada bulan Ramadhan terhadap Pencurian kendaraan R2,Penjambretan sepulang dari Bank,kontrol Kunci…
badui ismail
Minggu, 14 Juli 2013 17:36:23
Kepada pemerhati hukum di samarinda,mau tanya apa boleh seorang pejabat yg sdh pernah dijatuhi hukuman…
yanasib
Sabtu, 13 Juli 2013 04:18:46
buat pemkot samarinda,tolong di tegur/di tindak tegas bagi pekerja alat berat yg berada di jalan padat…
ari
Senin, 8 Juli 2013 06:22:07
knp pemasangan air diGunung Lingai sampai dikenakan biaya sampai 3.500.000 ? pdhl intek air hanya sktr…
yudi
Jumat, 5 Juli 2013 10:56:28
bagi yang melihat plat no kendaraan KT 5866 DS , new jupiter mx putih tolong hub:082254195335 , karena…
Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.