Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Utama
Rabu, 16 Juli 2014

RRI Hentikan Tayangan Quick Count



JAKARTA. Direktur RRI Niken Rosalita Widiastuti mengatakan quick count yang disiarkan oleh RRI merupakan produksi dari Pusdiklat Litbang Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI. Tujuannya kata Niken hanya memberi informasi dan data pembanding kepada publik.
"Quick count itu hasil dari audience riset yang dilakukan oleh Pusdiklat Litbang LPP RRI. Konteksnya hanya memberi informasi dan data pembanding," kata Niken Widiastuti, dalam diskusi RUU Radio Televisi Republik Indonesia (RTRI), di press room DPR, Senayan Jakarta, Selasa (15/7).
Audience riset dilakukan Pusdiklat Litbang RRI lanjutnya, dalam rangka optimalisasi semua perangkat kerja RRI. "Kami optimalisasi apa yang ada. Di Pemilu 2009, Pusdiklat juga melakukan quick count dan liputan di pileg dan pilpres, tapi tidak sampai jadi trending topic begini," ujarnya.
Lebih lanjut Niken menyatakan untuk menjalankan quick count di pemilu legislatif dan pilpres, RRI telah memperoleh sertifikat survei dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kami sudah kantongi sertifikat survei, khusus untuk mendukung program quick count pilpres 2014, Pusdiklat Litbang RRI mengerahkan 2000 relawan yang tersebar merata secara nasional," ungkapnya.
Menjawab pertanyaan kenapa akun linimasa Twitter yang menayangkan hasil quick count RRI, @qcrri, berhenti menayangkan hasil perhitungannya, pihak RRI menyatakan untuk colling down terlebih dahulu.
"Twitter ditutup dalam rangka colling down. Kami tidak punya kepentingan apa pun. Kami hanya mencoba memenuhi kebutuhan informasi publik dan tidak didasari pada tekanan dari pihak luar untuk menghentikan tayangan tersebut," pungkasnya.(fas/jpnn/agi)

Edisi Sapos
  • Kamis, 16 Oktober 2014
Search
Latest Guestbook
Uzi
Senin, 28 Oktober 2013 16:42:2
pak Pol.. alangkah lebih abik jika untuk pembelajaran bagi pelaku balap liar, motornya di hancurkan…
anonymous
Senin, 28 Oktober 2013 12:13:3
Tolong donk buat pemkot kita nie perhatiin soal parit^ juga kali ga mesti jalanan aj xg ditinggiin klo…
arnafani
Sabtu, 19 Oktober 2013 08:54:1
Sekedar usulan buat dishub kota samarinda. Untuk kendaraan yg mau masuk ke jl.otista melalui jemb.ar.hakim…
Didi
Jumat, 19 Juli 2013 02:41:57
Anak-anak alay yang ngebut naik motor habis tarawih dan membahayakan orang-orang yg kebanyakan baru…
kussadi
Selasa, 16 Juli 2013 09:00:15
tolong dong pak walikota berikan kami air bersih/pdam yang sudah beberapa bulan ini mati di perumahan…
Muriono
Selasa, 16 Juli 2013 00:31:56
Waspada bulan Ramadhan terhadap Pencurian kendaraan R2,Penjambretan sepulang dari Bank,kontrol Kunci…
badui ismail
Minggu, 14 Juli 2013 17:36:23
Kepada pemerhati hukum di samarinda,mau tanya apa boleh seorang pejabat yg sdh pernah dijatuhi hukuman…
yanasib
Sabtu, 13 Juli 2013 04:18:46
buat pemkot samarinda,tolong di tegur/di tindak tegas bagi pekerja alat berat yg berada di jalan padat…
ari
Senin, 8 Juli 2013 06:22:07
knp pemasangan air diGunung Lingai sampai dikenakan biaya sampai 3.500.000 ? pdhl intek air hanya sktr…
yudi
Jumat, 5 Juli 2013 10:56:28
bagi yang melihat plat no kendaraan KT 5866 DS , new jupiter mx putih tolong hub:082254195335 , karena…
Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.