Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Utama
Kamis, 5 Februari 2015

Eni Kembali Besut Nomor Sprinter



JAKARTA. PB PASI terlihat serius ingin memperbaiki prestasi nomor sprinter pada ajang SEA Games 2015 mendatang. Itu terbukti dengan ditariknya kembali pelatih senior Eni Nuraini, untuk melatih nomor sprinter skuad merah putih di ajang multievent dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.
Eni bertugas memoles sprinter putra yang saat ini diisi Iswandi, Fadlin, Yaspi Boby, Muhammad Rozikin serta Yudi Dwi Nugroho. Pelatih berumur 67 tahun itu akan berduet dengan  pelatih langganan pelatnas lainnya, Henny Maspaitella yang secara khusus berkonsentrasi memoles sprinter putri.
Menurut Sekretaris Jendral PB PASI Tigor Tanjung, penunjukan Eni sebagai pelatih sprinter untuk SEA Games Singapura 2015 merupakan salah satu bagian dari evaluasi yang dilakukan PB PASI untuk mengembalikan kejayaan nomor sprinter pada SEA Games 2015 mendatang.
“Di Myanmar bu Eni memang tidak ikut. Namun untuk SEA Games kali ini masuk. Itu (keputusan penunjukkan,Red) semua hasil evaluasi dan melihat dari jumlah atlet serta atletnya siapa saja," ujar Tigor, kemarin (4/2).
Pada SEA Games sebelumnya nomor sprinter memang terlalu dibebankan satu pelatih saja yakni Henny Maispaitella. Dengan adanya pembagian tersebut, maka diharapkan prestasi juga akan ikut terkerek.
Apalagi pada SEA Games Myanmar lalu, prestasi terbaik nomor sprinter hanya medali perak di nomor 100 meter putra lewat Iswandi. Hasil tersebut tentu saja bertolak belakang dengan raihan empat medali emas nomor lari jarak pendek pada SEA Games 2011.
Karena itu, sosok Eni dinilai tepat, sebab dirinya merupakan salah satu pelatih yang menjadi bagian sukses dari nomor sprinter pada SEA Games Palembang 2011 silam.
“SEA Games lalu, saya kira Bu Henny, satu pelatih, dan  melatih terlalu banyak atlet memang bukan hal yang mudah . Apalagi tiap pelatih kan juga harus mengerti person-to-person dari tiap atletnya tersebut jadi biar tahu tiap perkembangan," ujar Eni. “Yang penting adalah kekompakan dan kebersamaan antar atlet. Mudah-mudahan hasilnya bisa baik," lanjutnya.
Cabor atletik merupakan salah satu cabor yang menjadi tulang punggung Indonesia untuk merebut pundi-pundi emas .Bahkan Satlak Prima mematok target delapan medali emas untuk cabor atletik di SEA Games Juni nanti. (mid/jpnn/nin)

Edisi Sapos
  • Jumat, 28 Agustus 2015
Search
Advertorial News
Dahlan Menyapa lewat Video

SEJAK diluncurkan 7 Juni lalu, situs www.gardudahlan.com telah dikunjungi lebih…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.