Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Utama
Minggu, 8 Februari 2015

Jalan Santai Sambil Sisir Sampah

Rayakan HUT Sungai Kunjang, Diikuti Ribuan Warga

SAMARINDA. Tanpa terasa, Kecamatan Sungai Kunjang yang dulunya bergabung dengan Kecamatan Samarinda Ulu sudah memasuki usia 18 tahun. Dalam rangka memeriahkan HUT Sungai Kunjang yang dirangkai dengan HUT Pemkot Samarinda ke-55 dan Hari Jadi Kota Samarinda ke 347 tersebut, Sabtu (7/2) kemarin diselenggarakan jalan santai sambil memungut sampah di sepanjang jalan. Kegiatan yang dipusatkan di Kompleks Perumahan Korpri Loa Bakung itu, diikuti 3 ribu lebih warga dari tujuh kelurahan di Sungai Kunjang. Banyaknya door prize dengan hadiah utama dua kavling tanah, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk ambil bagian dalam kegiatan rutin tahunan tersebut.
Tidak hanya warga yang mengikuti kegiatan jalan santai tersebut. Ada pula Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Camat Sungai Kunjang Nurrahmani, para lurah se-Sungai Kunjang, tokoh masyarakat, serta beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ikut berbaur bersama masyarakat setempat. Bahkan Wali Kota sempat pula ikut memungut sampah di sepanjang jalan yang menjadi lintasan jalan santai tersebut. Bagi Jaang, itu dilakukan sebagai cara untuk memberikan contoh bagi masyarakat agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan.
“Kegiatan semacam ini sudah menjadi agenda rutin tahunan. Tapi tahun ini kita buat lebih meriah dengan lebih banyak melibatkan masyarakat. Dan yang lebih menarik lagi, karena banyaknya partisipasi dari para sponsor yang menyediakan door prize untuk para peserta jalan santai,” ungkap Nurrahamani di sela-sela pembagian hadiah, kamarin.
Kegiatan ini tutur camat perempuan pertama di Samarinda itu, tak ada maksud khusus selain ingin menumbuhkan kekompakan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Terutama agar bisa bersama dan bersinergi mendukung pembangunan di Samarinda dan Sungai Kunjang secara khusus.
“Makanya, tidak hanya orang dewasa yang kami libatkan. Ada pula forum anak yang ikut terlibat dalam jalan santai ini. Karena mereka ini yang nantinya menjadi penerus, terutama untuk menggaungkan program HBS (Hijau Bersih dan Sehat, Red),” terangnya.
Di usia ke-18 ini, Nurrahmani tak banyak berharap. Namun yang terpenting, agar masyarakat bisa semakin sadar untuk lebih peduli dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
“Karena bagaimanapun, lingkungan yang bersih itu bisa memberikan rasa nyaman bagi kita semua,” pungkasnya. (yes/upi)

 

Edisi Sapos
  • Jumat, 27 Februari 2015
Search
Advertorial News
2 Hotel Murah Dengan Fasilitas Terbaik di Palembang

Saatnya berlibur bukan berarti waktunya menguras dompet sampai habis-habisan. Ketika…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.