Newsticker : Home | Guestbook | Arsip | Epaper
Berita Rubrik Utama
Selasa, 17 Februari 2015

Teh Hijau dengan Segudang Manfaat



TEH hijau adalah minuman yang terbuat dari hasil seduh daun teh segar, tetapi telah melewati proses pemanasan untuk menghindari oksidasi. Teh hijau sangat populer di Jepang. Mereka menyebut teh hijau sebagai Ocha.
Teh hijau semakin diminati karena manfaatnya bagi kesehatan. Sebuah studi dari Pennsylvania State University yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Nutrition dan Food Research, menemukan bahwa teh hijau dapat membunuh sel kanker mulut dan meningkatkan sel-sel sehat.
Kanker mulut dan hubungannya dengan teh hijau pertama kali terkait dalam studi tahun 2002. Kala itu ditemukan bahwa teh hijau bisa menginduksi kematian sel kanker, dan para peneliti menyarankan untuk mengonsumsi teh hijau rutin karena dapat bermanfaat dalam pencegahan kanker mulut.
Dalam temuan terbaru, para peneliti menemukan bahwa senyawa dalam teh hijau memicu proses dalam mitokondria sel-sel kanker, yang mengarah ke kematian sel awal.
"Kami merancang studi untuk menggunakan konsentrasi EGCG yang terdapat dalam teh hijau, dan kami meneliti leukoplakia oral (lesi prakanker) dan sel-sel kanker mulut untuk mendapatkan ide apakah efek dari EGCG akan mampu mengurangi mengurangi perkembangan kanker mulut," kata penulis studi Joshua Lambert, seperti dilansir laman Yahoo Health, Minggu (15/2).
Bahkan, penulis penelitian mengatakan, ada indikasi bahwa sebenarnya ECGC memperkuat mekanisme pertahanan sel normal.
"Karena data klinis manusia terbatas, masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa teh hijau dapat mencegah kanker mulut. Namun, data dari studi epidemiologi hewan dan manusia sangat menjanjikan dan menunjukkan bahwa teh hijau dan EGCG memiliki efek pencegahan terhadap kanker mulut," kata Lambert.
Pengobatan untuk kanker mulut, yang membunuh lebih dari 8.000 orang Amerika Serikat per tahun dan memengaruhi lebih dari 43.000 lainnya, saat ini terbatas pada kombinasi kemoterapi, operasi dan radiasi. Sementara kemoterapi tradisional dapat menyebabkan rambut rontok dan atrofi otot. (fny/jpnn/lee)

Edisi Sapos
  • Kamis, 5 Maret 2015
Search
Advertorial News
2 Hotel Murah Dengan Fasilitas Terbaik di Palembang

Saatnya berlibur bukan berarti waktunya menguras dompet sampai habis-habisan. Ketika…

Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.