|
|
Rabu, 1 September 2010
5 Hari Dirawat, Korban Dipulangkan
PNS Pemkot Korban Perampokan
Setelah menjalani perawatan intensif selama 5 hari di RSUD IA Moeis, Samarinda Seberang, Drs H Adniansyah alias Dani (46), warga Perumahan Karpotek, Sungai Kunjang kini menjalani masa pemulihan. Ia telah dipulangkan dari rumah sakit milik Pemkot Samarinda itu. Kondisi luka tikam pada lehernya akibat ulah perampok pada Selasa (24/8) lalu, di Jl KH Harun Nafsi, Samarinda Seberang, kini sudah mulai membaik. Hal tersebut dibeberkan Direktur RSUD IA Moeis, dr Rini. Memang, PNS yang bertugas di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda itu, sempat kritis. "Kondisi pasien sudah membaik dan luka pada bagian lehernya juga sudah mulai mengering. Sehingga pasien kita perbolehkan pulang," ungkap Rini pada Sapos kemarin. Hal yang sama juga diungkapkan oleh dokter spesialis bedah RSUD IA Moeis, dr Wawan. Menurutnya, kondisi pasien kritis lantaran luka robek yang begitu dalam pada leher korban. Namun hal itu berlalu setelah setelah Adniansyah dioperasi dan dirawat intensif. "Terkait kondisi fisik pasien, memang sudah mulai membaik setelah mendapatkan perawatan. Untuk luka memang masih ada pembengkakan karena belum kering betul. Dan saat ini masih dalam proses pengeringan luka," jelas Wawan saat dikonfirmasi Sapos via telpon. Terkait luka yang dialami korban, Wawan menyebutkan benda tajam yang masuk ke dalam leher korban hanya mengenai otot bagian luar saja. Sementara pembuluh darah utama di leher, tak kena. "Jadi yang terkena tikaman benda tajam itu adalah otot bagian luar. Beruntung pembuluh darah arteri yang ada di lehernya tak ikut terkena tikaman. Sehingga kondisinya bisa membaik," ulas Wawan. Meski diperbolehkan pulang, namun Wawan menyarankan agar Adniansyah melakukan kontrol rutin untuk melihat perkembangan kesehatannya. "Dalam waktu dekat kondisi leher pasien akan segera pulih. Namun kita menganjurkan untuk kontrol guna melihat perkembangan kondisi lukanya," paparnya. Keempat pelaku perampokan yang tega menganiaya Dani hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian. Sementara mobil milik korban dengan merk Toyota Kijang Innova bernopol KT 1419 BK yang sempat dibawa kabur, ditemukan petugas di Pelita 7, Sambutan, Samarinda Ilir, Kamis (26/8) lalu atau dua hari setelah aksi perampokan itu dilakukan. Namun dengan nomor polisi yang berbeda. (aya)
|
|
dedi ms
Jumat, 2 Desember 2011 14:21:1
untuk management PT. SEMEN TONASA SAMARINDA. Truk angkutan KT. 8838 BJ pada hari Jumat (2 Des 2011)… Sri
Kamis, 1 Desember 2011 15:51:0
Pak Walikota, tolong dong diperhatikan jalan lintas Bukuan-Palaran yang rusak parah....jadi kubangan… kornel
Rabu, 30 November 2011 21:34:5
Usut tuntas masalah proses lelang perawatan jembatan Kukar yg roboh... simpang-siur di media, KPK harus… Junani
Senin, 28 November 2011 18:51:
Ingin lagi membangun hotel dan mall...samarinda kebanyakan hotel dan mall, untuk tempat bermain anak2… kidz
Senin, 28 November 2011 15:28:
mohon kpada yg berwenang,...untuk memperbaiki jalan jembatan mahakam yg tidak rata,..bukanx mengaspal… Dustin
Rabu, 23 November 2011 13:19:4
Kpd Yth.Kepala Poltabes Smd utk menilang semua kendaraan yg parkir sembarangan khususnya di depan SCP,… harhyz kelana
Rabu, 23 November 2011 12:32:1
mohon kesediaannya Bapak petinggi,jika memang citra di gusur atau di relokasi,siapkanlah lahan bangunx… DRS.HM.Kurniadi
Rabu, 23 November 2011 10:29:2
Gang Nikmat tidak bisa ditutup.
APA KARENA TAKUT KEHILANGAN KENIKMATANnya? adriel
Jumat, 11 November 2011 07:55:
diminta perhatian nya kepada sang pemerintah dan walikota setempat dimanapun berada, tolong jalan padat… bayu
Kamis, 10 November 2011 10:52:
Ttg pembersihan parkir peti kemas di smd,jgn asal pindahkan aja ke palaran..mau dibuat apa lgi palarn,…
|