Newsticker : Home | Guestbook | Arsip
Berita Rubrik Utama
Rabu, 1 September 2010

Razia Senpi, Sita Airsoft Gun

Geledah Nasabah Bank dan Pengemudi di Sudirman

SAMARINDA. Menindaklanjuti maraknya tindak kejahatan menggunakan senjata api (senpi), jajaran Polresta Samarinda terus melakukan razia. Sebelumnya menyasar para warga di sekitaran Pelabuhan Samarinda, di Jl Yos Sudarso, Samarinda Ilir.
Kemarin pagi, petugas mengincar para nasabah bank di kawasan Jl Jendral Sudirman, Samarinda Ulu. Tidak hanya itu, petugas juga memeriksa sejumlah mobil yang melintas di sana.
Hasilnya, tidak satu pun para nasabah yang ditemukan membawa senpi atau senjata sejenisnya yang sedang dicari petugas.  "Kami memang menjadikan target para nasabah bank dalam pencarian senpi. Karena informasi yang kami peroleh, diantara mereka ada yang membawa senpi untuk berjaga. Tapi ada pula yang membawa untuk melakukan kejahatan," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol M Arkan Hamzah, melalui Kabag Ops Kompol A Yusep Gunawan SIK kepada Sapos.
Razia yang digelar di saat aktivitas di bank sedang ramai itu sempat membuat kaget beberapa nasabah. Namun setelah diberikan penjelasan, mereka pun bisa memaklumi.
Bahkan beberapa diantaranya dengan sukarela membuka mobil untuk diperiksa. "Sedangkan para pengguna jalan yang kami razia, hanya diarahkan pada mobil mewah saja. Karena biasanya senpi atau senjata sejenisnya harganya lumayan mahal. Jadi kemungkinan yang memiliki hanya orang menengah ke atas dan memiliki pekerjaan berisiko tinggi," imbuh Yusep.
Hampir dua jam melakukan pemeriksaan, tapi tidak menemukan senjata yang dicari. Petugas kemudian menuju ke sebuah distributor penjualan airsoft gun, di Jl Sentosa, Samarinda Utara.
Saat petugas tiba ditemukan puluhan airsoft gun berbagai jenis, yang diantaranya sedang diperbaiki. Dari pistol dan laras panjang, diletakkan di kamar tamu dan sebagian diantaranya disimpan di dalam kamar. Saat ditanya petugas, pemilik rumah tidak dapat menunjukkan surat izin impor maupun penjualan.
Pemilik rumah berkilah kalau airsoft gun yang ada biasanya dipesan melalui internet, lalu dijual kembali kepada orang yang hendak membeli. Sedangkan airsoft gun yang ada di kamar, adalah titipan anggota komunitas airsoft gun lainnya.
Untuk keperluan pemeriksaan, petugas mengamankan sekitar 5 buah airsoft gun laras panjang. "Kami mengimbau kepada pemilik senpi atau senjata sejenisnya, seperti airsoft gun untuk menyerahkan senjata yang ada pada mereka secara sukarela untuk pendataan. Bila tertangkap basah membawa maka akan kami sita," pungkas Yusep. (rin)

Edisi Sapos
  • Minggu, 5 Februari 2012
Search
Latest Guestbook
dedi ms
Jumat, 2 Desember 2011 14:21:1
untuk management PT. SEMEN TONASA SAMARINDA. Truk angkutan KT. 8838 BJ pada hari Jumat (2 Des 2011)…
Sri
Kamis, 1 Desember 2011 15:51:0
Pak Walikota, tolong dong diperhatikan jalan lintas Bukuan-Palaran yang rusak parah....jadi kubangan…
kornel
Rabu, 30 November 2011 21:34:5
Usut tuntas masalah proses lelang perawatan jembatan Kukar yg roboh... simpang-siur di media, KPK harus…
Junani
Senin, 28 November 2011 18:51:
Ingin lagi membangun hotel dan mall...samarinda kebanyakan hotel dan mall, untuk tempat bermain anak2…
kidz
Senin, 28 November 2011 15:28:
mohon kpada yg berwenang,...untuk memperbaiki jalan jembatan mahakam yg tidak rata,..bukanx mengaspal…
Dustin
Rabu, 23 November 2011 13:19:4
Kpd Yth.Kepala Poltabes Smd utk menilang semua kendaraan yg parkir sembarangan khususnya di depan SCP,…
harhyz kelana
Rabu, 23 November 2011 12:32:1
mohon kesediaannya Bapak petinggi,jika memang citra di gusur atau di relokasi,siapkanlah lahan bangunx…
DRS.HM.Kurniadi
Rabu, 23 November 2011 10:29:2
Gang Nikmat tidak bisa ditutup. APA KARENA TAKUT KEHILANGAN KENIKMATANnya?
adriel
Jumat, 11 November 2011 07:55:
diminta perhatian nya kepada sang pemerintah dan walikota setempat dimanapun berada, tolong jalan padat…
bayu
Kamis, 10 November 2011 10:52:
Ttg pembersihan parkir peti kemas di smd,jgn asal pindahkan aja ke palaran..mau dibuat apa lgi palarn,…
Copyright @ 2010 Media Link. All Rights Reserved.